Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Meninggalnya seorang bintara tata usaha urusan dalam (BTUUD) Koramil 1611 Losa-rang Pelda Suhari (50) yang diduga keracunan mengonsumsi ikan buntal beberapa waktu lalu, mendorong Komando Distrik Militer (Kodim) 0616 Indramayu, melakukan sosialisasi bagaimana cara yang baik mengolah ikan beracun dimaksud.

Kegiatan sosialisasi ini bekerjasama dengan Kepala Rumah Sakit (RS) Sentot Patrol Dr H Deden Bonikoeswara. yakni cara mengelola ikan buntal (buntek Red) yang baik dan benar untuk dikonsumsi.Deden menilai kegiatan sosialisasi ini cukup baik karena memiliki tujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat luas, tentara sebagai tokoh masyarakat diupayakan mampu memberikan hasil sosialisasi ini kepada masyarakatnya. “Apabila kita dapat mengelola ikan tersebut dengan metode yang baik dan benar, insya Allah akan terhindar dari keracunan.” terangnya.

Menurut Deden, harga ikan matang di restoran Jepang bisa mencapai 10.500 yen atau sekitar Rp 1.083.000
seporsinya. tetapi diolah melalui tangan-tangan koki yang profesional dan telah mendapatkan sertifikat dari Dinas Kesehatan. “Ada baiknya, bila masyarakat yang belum mengerti cara mengelola ikan buntal. agar tidak mengonsumsinya,” sarannya.Kepala UPTD Perikanan Kec Indramayu-Balongan, Edi Warmadi LS menambahkan, sesuai penyuluhan maka dianjurkan bagi masyarakat yang belum tahu tentang proses pengelolaannya agar tidak mencoba untuk mengonsumsi ikan buntal. sebab racun yang terkandung di dalam ikan itu berada di hati, empedu. telur.

“Meskipun yang dikonsumsi hanya dagingnya, namun kita tidak tahu apakah dari ketiga kandungan tersebut dalam kondisi aman atau pecah. Umumnya, keracunan itu terjadi dikarenakan akibat pecahnya kandungan kemudian terserap jaringan daging.” ujarnya.Sementara Dandim 0616 Indramayu, Letkol Arh Hindro Martono, merasa prihatin atas meninggalnya salah seorang prajuritnya yang diduga akibat mengonsumsi ikan buntal. “Melalui para Danramil maupun Babinsa yang hadir, maka hasil sosialisasi ini diupayakan dapat menyentuh secara langsung kepada masyarakat.” harapnya.(ck-102/103)

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

<!–

–>

NO HARI KODEMK NAMA MATAKULIAH JAM MULAI JAM SELESAI Sisa Untuk Mayor Sisa Untuk Minor Sisa Untuk Interdept Sisa Untuk SC PARALEL P/K
1 THP498 Seminar 00.00 1 K
2 THP499 Tugas Akhir (Skripsi) 00.00 1 K
3 SENIN THP200 Dasar dasar Teknologi Hasil Perairan 07.00 8.400 1 K
4 SENIN STK211 Metode Statistika 13.00 14.40 3 K
5 SENIN THP313 Penanganan Hasil Perairan 15.00 16.40 3 K
6 SENIN THP335 Teknologi Pengembangan Kitin dan Kitosan 07.00 8.400 1 K
7 SENIN THP333 Diversifikasi dan Pengembangan Produk Perairan 10.00 11.40 1 K
8 SENIN THP333 Diversifikasi dan Pengembangan Produk Perairan 13.00 16.00 1 P
9 SELASA THP211 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perairan 07.00 8.400 1 K
10 SELASA KOM201 Penerapan Komputer 10.00 12.00 11 P
11 SELASA KOM201 Penerapan Komputer 10.00 12.00 12 P
12 SELASA KOM201 Penerapan Komputer 15.00 18.00 3 P
13 SELASA THP336 Teknologi Industri Tumbuhan laut 07.00 8.400 1 K
14 SELASA THP331 Teknologi Pengolahan Hasil Perairan 13.00 14.40 1 K
15 SELASA THP335 Teknologi Pengembangan Kitin dan Kitosan 15.00 18.00 1 P
16 RABU THP200 Dasar dasar Teknologi Hasil Perairan 07.00 10.00 1 P
17 RABU KOM201 Penerapan Komputer 15.00 16.40 3 K
18 RABU THP334 Teknologi Pemanfaatan Hasil Samping dan Limbah Industri Perairan 07.00 8.400 1 K
19 RABU THP331 Teknologi Pengolahan Hasil Perairan 15.00 18.00 1 P
20 KAMIS THP313 Penanganan Hasil Perairan 07.00 8.400 1 K
21 KAMIS THP211 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perairan 15.00 18.00 1 P
22 KAMIS THP321 Biokimia Hasil Perairan 10.00 11.40 1 K
23 KAMIS THP332 Teknologi Produk Tradisional Hasil Perairan 13.00 16.00 1 P
24 JUMAT THP313 Penanganan Hasil Perairan 07.00 10.00 1 P
25 JUMAT THP332 Teknologi Produk Tradisional Hasil Perairan 10.00 11.40 1 K
26 JUMAT THP314 Teknologi Penanganan dan Transportasi Biota Perairan 10.00 11.40 2 K
27 JUMAT THP314 Teknologi Penanganan dan Transportasi Biota Perairan 15.00 16.40 1 K
28 SABTU THP321 Biokimia Hasil Perairan 07.00 10.00 1 P
29 SABTU STK211 Metode Statistika 10.00 13.00 3 P
30 SABTU THP336 Teknologi Industri Tumbuhan laut 10.00 13.00 1 P
31 SABTU THP334 Teknologi Pemanfaatan Hasil Samping dan Limbah Industri Perairan 13.00 16.00 1 P
32 SABTU THP314 Teknologi Penanganan dan Transportasi Biota Perairan 15.00 18.00 1 P

Ketua Departemen

Dr. Linawati Hardjito

Sekretaris

Dr. Tati Nurhayati, S.Pi, M.Si

Mayor /Program Studi S1

Teknologi Hasil Perairan

Mayor/Program Studi S2/S3

Teknologi Hasil Perikanan (S2)

Jumlah Dosen

Doktor (17), Magister (15), sarjana (2)

Mandat

Mengembangkan ilmu dan teknologi sumberdaya hayati perairan untuk menghasilkan produk primer. Saat ini departemen THP mengelola program sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2).

Keunggulan

Dalam pengembangan Ilmu dan teknologi Departemen THP fokus pada biodiversitas perairan dimana Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia dalam hal sumberdaya hayati perairan. Ilmu dan Teknologi yang menjadi ruang lingkup departemen THP meliputi teknologi tepat guna dan mutakhir yang ramah lingkungan (termasuk Bioteknologi) untuk memenuhi tuntutan global.

Bagian

Mikrobiologi Hasper

Bioteknologi Hasper I

Biokimia Hasil Perairan

Bioteknologi Hasper II

Transportasi dan Fisiologi Hasper

Karakterisasi Bahan Baku Hasper

Pengolahan Hasper dan Unit Produksi

Diversifikasi dan Formulasi Hasper

Organoleptik

Pengolahan Hasil Samping dan Penanganan Limbah

Kerjasama Institusi

Dikti-Depdiknas melalui program penelitian kompotitif seperti penelitian seperti Penelitian Dasar Hibah Bersaing, Hibah Tim Pascasarjana, Kementrian Riset dan Teknologi melalui penelitian kompetitif RUT, RUK, RUTI dan program insentif Riset Dasar Departemen Perikanan dan Kelautan dalam bidang pendidikan dan penelitian serta pemberdayaan, Implementasi dan Komersialisasi teknologi dan produk yang dihasilkan oleh Departemen THP dilakukan melalui CV. DINAR, PT Araminta Sidhakarya dan CV. Tehape Jaya Mandiri. Di tingkat Internasional kerjasama telah dijalin dengan beberapa universitas di USA untuk penelitian ”marine drug discovery”, Jepang untuk pendidikan dan penelitian, Jerman untuk pendidikan, penelitian dan pengembangan bisnis, Taiwan untuk pendidikan dan penelitian.

Alamat

Jl. Lingkar Akademik, Kampus IPB, Bogor 16680

Telp : 0251-8622915

Fax: 0251-8622916

E-mail : // <![CDATA[// thp@ipb.ac.id

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it